Plastic Smart Cities, Upaya Mencegah Kebocoran Sampah Plastik ke Alam

Plastic Smart Cities, Upaya Mencegah Kebocoran Sampah Plastik ke Alam

Indonesia merupakan produsen sampah plastik terbesar kedua di dunia setelah China. Jumlah sampah plastik di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun 2010, yaitu 11%. Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di 2023, timbunan sampah di Indonesia sebesar 40,2 juta ton. World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia menginisiasi program Plastic Smart Cities (PSC) untuk mencegah kebocoran sampah plastik ke Alam. Direktur Climate & Market Transformation WWF-Indonesia, Irfan Bakhtiar mengatakan intensinya program ini bukan untuk mengatasi semua masalah sampah plastik, tetapi berkontribusi pada pengurangan risiko kerusakan karena pencemaran sampah plastik. "Kita mencoba masuk ke kelompok-kelompok swadaya masyarakat, membantu mereka yang sudah memiliki kesadaran jadi kita dan juga menumbuhkan kesadaran di tingkat masyarakat. Apakah itu melalui bank sampah atau bahkan yang lebih awal lagi di tingkat rumah tangga." Tambah Irfan. Program Plastic Smart Cities (PSC) di Indonesia dipusatkan pada beberapa kota, di antaranya adalah DKI Jakarta, Kota Depok dan Kota Bogor.