Meretas Rantai Luka: Perjalanan Mengakhiri Praktik Sunat Perempuan di Indonesia

Meretas Rantai Luka: Perjalanan Mengakhiri Praktik Sunat Perempuan di Indonesia

Praktik sunat perempuan, yang berakar pada tradisi dan norma sosial, telah lama menjadi isu kompleks di Indonesia. Praktik ini merupakan bentuk kekerasan berbasis gender dan pelanggaran hak kesehatan perempuan serta anak perempuan, tanpa manfaat medis apapun. Video ini mendokumentasikan perjalanan transformatif Indonesia dalam upaya mengakhiri praktik berbahaya ini. Melalui kolaborasi strategis antara UNFPA Indonesia dan Kementerian Kesehatan , bersama para pemimpin agama , organisasi masyarakat , tenaga kesehatan, hingga komunitas lokal, perubahan positif kini mulai terwujud. Saksikan bagaimana dialog kebijakan , edukasi yang peka budaya, dan penguatan layanan kesehatan berhasil mengubah perspektif dan memberdayakan individu untuk membuat pilihan yang tepat. Diperkuat oleh komitmen pemerintah melalui Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2024 yang melarang praktik ini, semakin banyak keluarga yang memilih untuk melindungi anak perempuan mereka. Mari bersama kita putus rantai luka ini dan pastikan setiap anak perempuan di Indonesia dapat tumbuh sehat, utuh, dan berdaya. ----- Tentang UNFPA Indonesia: UNFPA adalah badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk kesehatan seksual dan reproduksi. Misi kami adalah mewujudkan dunia di mana setiap kehamilan diinginkan, setiap persalinan aman, dan potensi setiap anak muda terpenuhi. Cari tahu lebih lanjut: Website: https://indonesia.unfpa.org Instagram: https://instagram.com/unfpaindonesia/ Twitter/X: https://x.com/unfpaindonesia/ Facebook: https://facebook.com/unfpaindonesia/ #HentikanSunatPerempuan #EndFGM #UNFPAIndonesia #Kemenkes #KekerasanBerbasisGender #HakAnakPerempuan #GBV