▶
Meningkatkan Kapasitas Peternak Babi dalam Menghadapi Penyakit ASF di Kalbar melalui Program CABI
African Swine Fever (ASF)/Demam Babi Afrika merupakan ancaman serius bagi sektor peternakan babi di Indonesia. Untuk memperkuat ketahanan peternak babi skala mikro dan kecil, FAO ECTAD Indonesia, bersama Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Pemerintah Daerah Sulawesi Utara, dan dengan dukungan pendanaan dari Kementerian Pertanian, Pangan, dan Pedesaan (MAFRA) Republik Korea, mengimplementasikan Program Intervensi Biosekuriti Komunitas untuk ASF (CABI) di Kalimantan Barat.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peternak dalam mencegah ASF melalui penerapan biosekuriti praktis.
🎬Simak dampak perubahan yang dirasakan oleh peternak setelah penerapan program CABI di lapangan.
